Akan terlihat seperti apa website kamu?

Akan terlihat seperti apa website kamu? Diskusikan terlebih dahulu perencanaan dan desain pekerjaan yang harus kamu lakukan untuk websitemu sebelum menulis code, termasuk "Informasi apa saja yang websitemu tawarkan?" "Font dan warna apa saja yang kamu inginkan?" "Apa yang websitemu lakukan?"

Hal penting yang pertama: Perencanaan

Sebelum melakukan sesuatu, kamu pasti perlu ide. Apa yang harus benar-benar websitemu lakukan? Pada dasarnya sebuah website dapat melakukan apapun, tapi untuk percobaan pertama kamu harus membuat sesuatunya sederhana. Kita akan mulai dengan membuat halaman web sederhana dengan judul, gambar, dan beberapa paragraf.

Untuk memulai, kamu harus menjawab beberapa pertanyaan berikut ini:

  1. Tentang apa websitemu? Apakah kamu suka anjing, New York, atau Pacman?
  2. Informasi apa yang akan kamu sajikan? Tulis sebuah judul dan beberapa paragraf, dan pikirkan gambar yang ingin kamu tampilkan di halaman website.
  3. Akan terlihat seperti apa websitemu, dalam kondisi paling sederhana. Apa warna latar belakang? Apa jenis huruf yang tepat: formal, kartun, bold and loud, halus?

Catatan: Proyek yang kompleks perlu pedoman rinci yang masuk ke semua rincian warna, jenis huruf, jarak antara item pada halaman, gaya penulisan yang sesuai, dan sebagainya. Hal ini kadang-kadang disebut panduan desain atau buku merk, dan kamu bisa melihat contohnya di Pedoman Firefox OS.

Gambar desainnya

Selanjutnya, ambil pulpen dan kertas lalu buat sketsa kasar bagaimana tampilan web kamu nantinya. Untuk web pertamamu, tidak banyak yang akan digambar, tapi kamu harus terbiasa melakukan hal ini. Akan sangat membantu — dan gambarnya tidak perlu sebagus lukisan Van Gogh!

Catatan: Bahkan nyatanya, dalam website yang kompleks, tim desain biasa nya membuat sketsa kasar dulu, setelah itu baru membuat desain digital nya dengan editor grafik atau teknologi web.

Dalam tim yang membangun web, biasanya ada seorang desainer grafis dan seorang user-experience (UX) desainer. Desainer grafis kerjaanya memperindah tampilan website. Desainer UX kerjaanya lebih abstrak dalam menangani pengalaman dan interaksi pengguna dengan website.

Memilih aset

Sampai disini, lebih baik mulai memilih konten apa yang akan kamu tampilan dalam halaman webmu.

Teks

Kamu harus menulis paragraf dan judul di awal. Jangan sampai lupa.

Warna tema

Untuk memilih warna, lihat Color Picker dan pilih warna kesukaanmu. Saat kamu mengklik sebuah warna, kamu akan melihat 6-karakter kode yang aneh seperti #660066. Itulah yang disebut kode hex (kependekan dari hexadecimal). Kopi kodenya ke tempat aman supaya bisa dipakai nanti.

Gambar

Untuk memilih gambar, lihat Google Images dan cari sesuatu yang cocok.

  1. Ketika kamu sudah menemukan yang kamu inginkan, klik gambarnya.
  2. Pilih View image.
  3. Di halaman selanjutnya, klik kanan pada gambar (Ctrl + klik di Mac), pilih Save Image As..., dan pilih tempat untuk menyimpan gambarnya. Bisa juga dikopi alamat webnya dari bar alamat perambanmu supaya bisa dipakai nanti.

Perlu diingat bahwa kebanyakan gambar di web, termasuk Google Images, memiliki hak cipta. Untuk mengurangi kemungkinan kamu melanggar hak cipta, gunakan filter lisensi dari Google. klik di tombol Tool, lalu pilih opsi Usage rights yang muncul di situ. Kamu sebaiknya pilih opsi semacam Labeled for reuse.

Font

Untuk memilih font:

  1. Pergi ke Google Fonts dan cari di situ sampai kamu menemukan yang pas. kamu juga bisa menyaring yang berada di kanan layar supaya pencarian lebih mudah
  2. Klik Add to collection tepat di sebelah nama font.
  3. Klik Use di panel bagian bawah.
  4. Di halaman selanjutnya, gulung ke bawah ke seksi 3 dan 4, dan kopi baris kode yang diberi Google ke teks editor untuk dipakai nantinya.

 

 

Dalam modul ini